NIHON e KEIKEN
Alhamdulillahhirrobbil alamin
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 8 jam akhirnya saya dan teman guru bahasa Jepang dari Karangasem tiba di Jepang dengan selamat. Sungguh pengalaman yang luar biasa karena baru pertama kalinya saya bisa merasakan perjalanan pergi ke luar negeri. Apalagi negara yang saya kunjungi ini adalah negara yang menurut saya sendiri wajib untuk dikunjungi. Ya, negara mana kalau bukan negara Jepang. Serasa mimpi yang berubah menjadi kenyataan.
お陰様で…無事にきた。みなさま、よろこんでいらっしゃってくれました。大変親切な国でした。
Perjalanan ini membayar mimpi saya menjadi nyata. Memberikan kesempatan bagi saya untuk menyadari bahwa kemampuan bahasa Jepang saya masih sangat kurang. Ibarat setitik air di samudra luas, maka ilmu bahasa Jepang saya (jujur nih) ndak ada apa-apanya. Lha, kalau begitu ngapain saya disini? sempat terpikir dalam benak saya. Saya kesini gratis, semua biaya perjalanan sudah menjadi tanggungan The Japan Foundation. Maka, pertanyaan itu harus saya jawab dengan belajar, belajar, belajar dan belajar. Ngapain coba jauh-jauh dari Bali dengan persiapan hampir 1 bulan itupun sebenarnya masih kurang. Tapi, sekali lagi saya memiliki modal keberanian dan tekad yang sebenarnya merupakan pengalaman dari teman-teman yang sudah pernah pergi ke Jepang. Oh, bahwa Jepang itu gini lho.... gitu lho.... kalo makan begini lho... kalo ketemu orang Jepang begini lho dan bla bla bla seterusnya.... dan kini kenyataan telah membuktikan bahwa Jepang SUGOI....
Apakah saya terlalu melebih-lebihkan? maaf, bukannya saya tidak punya nasionalisme yang tinggi dengan negara saya INDONESIA. Saya menyampaikan hal ini karena saya begitu cinta dengan Indonesia sehingga selayaknya Indonesia memiliki semangat untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain yang tentunya mereka dulu atau dahulu memiliki kondisi yang sama dengan bangsa kita saat ini. Saya mencoba mengutarakan hal ini karena saya selaku guru atau bahasa inggris timurnya digugu dan ditiru merasa berkewajiban untuk memberikan manfaat dan ilmu mengenai perjalanan dan apa yang telah saya dapatkan di Jepang walaupun hanya 2 bulan.
Melalui sejengkal tulisan ini saya akan berbagi pengalaman saya selama belajar menjadi guru bahasa Jepang dan menjadi warga Jepang (ngaku-ngaku) sehingga ilmu yang saya dapatkan dapat lebih bermanfaat dan berguna bagi siapa saja yang ingin dan bisa bahasa Jepang. Blog ini juga saya persembahkan untuk keluarga saya di Negara, Bali. Anis Sekarwati dan Sarah Kireina Salsabiila Azzahra yang dengan ikhlas melepas kepergian ayahanda tercinta (cieee elaaahh) untuk mencari rejeki ALLAH SWT di negeri Sakura. Dan juga, saya persembahkan kepada calon ananda tercinta yang saat ini berumur 6 bulan. Baik-baik sayang.... semoga engkau lahir selamat dan menjadi anak yang sholeh, cerdas dan sayang keluarga.
Untuk teman-teman rekan guru dari seluruh Indonesia. Selamat bergabung dengan blog ini. Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan silakan kontak saya dan komentar anda sangat saya nantikan untuk menambah ilmu pengetahuan saya yang masih masih sangat kurang.
Otanoshimi yonde kudasai
machigai koto ga attara watashi ni naoshite kudasaimasenka
Pembukaan Diklat Haru Tanki Kenshuu The Japanese Language Institute
Pengarahan Orientasi Studi di Japanese Language Institute Urawa Center
Guru-guru bahasa Jepang peserta dari Indonesia sedang rapat kecil
運度しながら 写真をとりましょう
キキ先生ママちゃんとしゃべろう

urayamashii na~~~ itsu atashi wa...??? ehehhehe.. yosh ganbarimasho~~ ><
BalasHapus